Minim Fasilitas, Karateka Balut Tetap Berprestasi di Ajang Wadokai Series II Sulteng

Banggai Laut, Barninews — Meski terkendala fasilitas dan minim dukungan, cabang olahraga karate di bawah naungan Inkanas Kabupaten Banggai Laut (Balut) terus menunjukkan prestasi membanggakan.

Dalam kejuaraan Wadokai Series II SULTENG yang digelar di Gelora Bumi Kaktus, Palu (20 Juni 2025), kontingen Inkanas Balut berhasil membawa pulang tujuh medali.

Ketua kontingen, Ardianto A. Kodutano, SH yang juga Karateka DAN III Inkanas Balut, menyatakan bahwa perkembangan olahraga karate di Balut semakin menunjukkan kemajuan signifikan.

“Saya melihat keseriusan dan semangat tinggi dari anak-anak didik kami. Mereka menunjukkan niat kuat untuk berprestasi,” ujar Ardianto yang akrab disapa Senpai Anto, Selasa (24/6).

Kontingen Karate inkanas Balut

Dalam kejuaraan tersebut, sebanyak 27 atlet karate dari Balut ikut ambil bagian. Dari jumlah itu, 7 atlet berhasil meraih medali, terdiri dari 2 medali perak dan 5 medali perunggu.

Peraih medali perak: Kayla Reski (Kelas Kata), Rahma Azhalila (Kelas Kata)

Peraih medali perunggu: Cindi, Rayya Khumaira (Kelas Kata), Vidi, Nazeera, Khaimar (kelas Komite).

Pelatih Inkanas Balut, Khairil Muslim, mengaku bangga atas pencapaian tersebut, namun ia juga menyoroti kondisi pelatihan yang masih sangat terbatas.Minimnya fasilitas seperti Gedung latihan, serta anggaran keberangkatan, menjadi kendala utama.

“Kami berangkat ke Palu dengan dana swadaya. Orang tua atlet harus iuran agar anak-anak bisa ikut kejuaraan ini,” ungkap Khairil.

Meski demikian, Khairil tetap optimis. Ia menyatakan bahwa semangat dan antusiasme para atlet, terutama anak-anak dan remaja, sangat tinggi untuk berkembang menjadi atlet profesional.

Inkanas Balut juga memberikan penghargaan khusus bagi para atlet yang telah mengharumkan nama daerah di kejuaraan tersebut.

Ardianto berharap ke depan ada dukungan nyata dari pemerintah daerah, terutama dalam hal penyediaan fasilitas pelatihan dan pembiayaan kompetisi.

“Kami melihat banyak bakat karateka yang berpotensi untuk bersaing di tingkat nasional. Namun tentu saja perlu dukungan dan perhatian dari berbagai pihak,” tutup Ardianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *